Le Beauteous Wor(l)ds

Amrini A. Shafdar. Over-blithe in real, but gloomy inside.

Enough. For today.

Malam. Melankolis. Sayang. Terang. Dingin. Kantuk.
Giliran mereka yang menemaniku malam ini. Tugasmu hari ini sudah selesai.
Sudah cukup.
Doaku. Senyum. Khayalan. Nyaman. Hangat.
Kukirimkan mereka semua untukmu. Semoga bisa menggantikan tugasmu hari ini yang kau lakukan dengan baik.
Doaku agar Allah menjaga tidurmu, berikan mimpi yang baik.
Senyum agar kau tidur pula dengan tersenyum.
Khayalan yang mungkin akan menyelinap masuk dalam lelapmu.
Nyamankan, dan semoga kau hangat.
Semoga kau esok bisa terbangun dengan bahagia. Dan begitu seterusnya.


Love,
30/04/13
23.51
Sebelum masuk bulan Mei, our 21st month.

Believe in

image

ini sebuah tulisan, yang kusempatkan untuk kubuat di antara setumpuk masalah duniawi yang tak kunjung selesai.
Bukan.
Ini bukan tulisan random.

Ini tulisan yang penuh arti buatku.
Tulisan ini bagai mantra.
Yang dapat segera menguatkan hatiku.
Ia dapat mengingatkan.
Menjadi penopang, ketika kamu tak ada.
Menjadi pengulas senyum, ketika pesan selamat pagimu datang terlambat.

“Sudah ada Allah yang jaga :)”

Bukankah itu juga ungkapan kepercayaan kepada Tuhanmu?
Aku percaya jika Ia selalu ada dan tak pernah lepas mengawasimu.
Tak seperti aku.
Dan di saat itulah, aku menyerahkan semua pada-Nya.
Tak perlu lagi bertemu sering-sering,
yang penting doaku untukmu sampai pada-Nya.
Tak perlu lagi makan siang bersama, 
yang penting aku tau, kau tengah dirahmati oleh-Nya.

Aku percaya, Dia lebih menyayangimu daripada aku.
Maka kupercayakan semuanya pada-Nya.
Kupercayakan keselamatanmu pada-Nya.
Kupercayakan kesetiaanmu pada-Nya.
Aku percaya.
Aku percaya pada-Nya.

Dan padamu.
Semoga Ia tak pernah luput dari hati sucimu. Aamiin. :)

Hi, now, I will, WILL always pray.

Dear,

My lovely, adorable, and amazing myself.

You’re 18 now. And sometimes, you realize.
That you’ve only done is just a one word: World.
You through each day without pray,
without just say hello, to your Creator.

You do that. 5 times a day.
And the second after that,
you stand up, without sit for awhile, just to say: thanks, Allah.
If Allah curse you, a sec after that,
will you wake up, Amrini?

Will you read this, and again and again,
every time you see your tumblr,

you WILL remember Allah.

I hope.

Emang luar biasa kalau berlatih jadi mandiri dari sekarang. Kata teteh yang nikah muda, ruhiyah itu yang paling sulit dibentuk. Kalau suami dan anak bergantung sama kita (yang kelak adalah ibu), terus kita yang jadi ibu, mau bergantung sama siapa? Ya, jawabannya Allah :)

Seseorang di “Annisa Day”

6:18 am

Makasih banyak. Cuma itu yang bisa aku bilang.

Makasih buat 2 Desember yang kamu kasih, yang berarti itu kamu memberikan aku kesempatan ke-2.

Makasih, udah bersedia sama sama aku lagi. Bersedia untuk memberi aku perasaan bahagia yang sama seperti dulu.

I don’t have this whole world. But I have YOU. And it was more than enough.

Kakak Himpunan: Ya, jadi nanti sore kalian kumpul lagi di lapcin pukul 16.30. Dan selama itu, kalian tidak boleh BERADA di kampus.
Anak-anak ca-Himpunan: *manggut2*
Kakak Himpunan: Yang di belakang kedengaran?
Yang di belakang (Faldi): Kedengaran kak
Kakak Himpunan: Ulangi
Faldi: Kedengaran kak
Temen-temen: Ulangi, Fal. Ulangi! *bisik-bisik*
Faldi: Oh! Heeemmmmm, kita jam 16. 30 disuruh kumpul kak, di labtek.
Temen-temen: LAPCIN FAL! LAPCIN!
Faldi: Oh lapcin.
Kakak Himpunan: Terus?
Faldi: Terus sampe jam 16.30 kita gaboleh BELAJAR di kampus kak!
Temen-temen: *sakit perut setengah mati nahan ketawa* *PFFFFFFTTTTTTTTTTTT* *HUAHAHAHAHAHAHAHAHA* *FALDI POLOS BANGEEEET =))))))))))))* *KUDU KE THT PARAHHHHHH!! =)))*
Maaf ya buat kakak kakak, jujur ga kuasa nahan ketawa pas saat itu *pfffft*

Adik-adikku, dulu, tepat satu tahun yang lalu, kakak juga ada di posisi kalian. Bertanya-tanya, apa iya saya bisa berkontribusi untuk Indonesia, seperti yang kakak janjikan? Dan memang keraguraguan itu terbukti di hari-hari setelahnya, ketika kakak menjalani perkuliahan. Kakak lupa akan apa tujuan kakak, lupa akan apa yang telah kakak janjikan ke kakak taplok kakak dulu. Dan setelah menjalani diklat panitia lapangan OSKM, dan setelah dilantik lalu bertemu kalian, lalu kakak berkoar-koar akan apa yang seharusnya kalian lakukan untuk Indonesia, kini kakak semakin sadar, dan semakin kuat keinginan untuk membangun negeri ini. Melihat mata kalian yang menggebu bercerita visi dan misi kalian, kakak diingatkan lagi oleh mimpi-mimpi kakak yang sudah mengusang.

Itu hanyalah sebagian kecil dari apa yang  telah kalian berikan buat kakak. Mengingatkan. Tujuan kakak.

Tawa kalian, canda, dan penghargaan juga pernyataan bahwa kalian senang ada di kelompok kakak, benar-benar merupakan sebuah kebahagiaan yang tak bisa dilukiskan. Kini selama 5 hari OSKM, ketika kami tidak diperbolehkan bertemu kalian, kami menanti di luar, ada yang tidur, ada yang bercanda dengan teman-teman, dll. Dan setelah kalian keluar auditorium, kami bersiaga dan tetap memasang wajah ceria agar mata-mata semangat kalian tidak meredup. Kami berpura-pura, selama OSKM ini. Berpura-pura untuk tidak capek, berpura-pura untuk tidak sakit, berpura-pura kuat. Kakak lebih memilih kalian daripada bedrest di rumah seharian penuh, tak ada alasan lain selain ingin segera bertemu.

Ketahuilah adik-adikku. Kami senang telah menjadi bagian dari keluarga pertama kalian di ITB. Dan kalian pasti akan merindukan momen-momen ini setelah waktu banyak berlalu. Tetap jaga semangatmu untuk Indonesia, semoga kakak akan selalu ada dalam setiap pencapaian mimpi kalian.

Terimakasih, untuk senyum kalian, dan untuk sebuah keluarga yang kalian tawarkan untuk sekelebat dahagaku. Love you all, and I’m gonna miss you so much! Karena setelah ini kita pasti akan sulit sekali bertemu :’) Daaaah semuanya!

Oiya! Ini kontak2 aja ya kalo ada butuh2 e-book, mau tanya2, curhat, dll: 085221957375

 

 

 

 

Amrini Amalia Shafdar, TL 2011

Pk. 22:56 - 30/07/2012

Just see your Direct Message right now! :D

AAS

Gak SMS bukan berarti gak nunggu. Gak SMS bukan berarti gak kangen kamu.

Just found when do twitter-walking.

Lalu aku mulai mencintaimu, melupakan waktu, sesederhana itu.

It’s happen to me when I’m loving you.